Ekonomi BisnisPeristiwa

GM Pertades NTB : Kami Hadir Untuk Solusi Kelangkaan BBM Di Desa-Desa NTB

Mataram, Fokus NTB – Kelangkaan bahan bakar minyak yang sering terjadi di Indonesia sangat menyulitkan masyarakat untuk menggerakkan ekonomi, terutama wilayah pedesaan. Untuk mendukung ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), Pertades hadir untuk solusi kelangkaan BBM di desa-desa di NTB.

GM Pertades wilayah NTB Dedi Ockdalima SP, pada Senin (26/7) mengkonfirmasi hal tersebut ketika dihubungi awak media ini via telepon. Beliau menjelaskan goal project Pertades ini sebagai penghasilan yang berkelanjutan bagi desa dari unit usahanya untuk mendukung pembangunan desa. Disamping juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

SPBU Pertades milik BUMDes Tlogo, Semarang
(sumber : Pertades NTB)

“Harus menggandeng BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) setempat karena itu syarat utama, meskipun modal awal milik perorangan” ungkap Dedi. Dengan menggandeng BUMDes diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli desa dan juga masyarakatnya.

Pertades nantinya akan menjadi unit usaha BBM milik BUMDes. PT. Mutiara Teknologi Indonesia (MTI) sendiri sebagai pihak yang menawarkan kerjasama dengan BUMdes, berperan sebagai penanggung jawab atas operasional dan jaminan suplai BBM.

Bang Dedi mengatakan, saat ini pembangunan Pertades NTB baru di Lombok Tengah. “Untuk Bima, Dompu dan Sumbawa sebenarnya sudah ada permintaan tapi karena karena tim kami sedikit jumlahnya maka baru sekedar sosialisasi”.

Mengenai suplai BBM, jelas Dedi, pihak PT MTI telah bekerjasama dengan provider/produsen BBM untuk suplai ke Pertades. “Partner kami antara lain AKR, Pertamina, Shell, Exxon yang siap mensuplai langsung BBM. Serta produk yang ditawari untuk dijual yaitu PETROSOL (Solar Industri HSD) dan PETROMAX (BBM RON 92)” jelas Dedi.

Alur Distribusi BBM dari provider
(sumber : Pertades NTB)

Dengan Pertades, kebutuhan BBM di desa akan tercukupi karena harganya sesuai standar aturan BPH Migas.

Mengenai jumlah SPBU Pertades, Dedi menerangkan bahwa dalam satu desa minimal 1 unit SPBU Pertades, dengan jarak antara SPBU dengan yang dengan yang lainnya kurang lebih 5 KM. “Untuk profitnya juga besar, yakni 70% Bumdes dan 30% PT.MTI. Jika penyertaan modalnya murni dari BUMDes” bebernya.

“Ini sudah menjadi komitmen MTI untuk pengembangan ekonomian di pedesaan melalui Pertades. Dan kami siap suport kesiapan BBM sampai desa terluar terjauh terpencil di NTB” pungkasnya.

Fokus NTB

FokusNTB - Kabar Warga Nusa Tenggara Barat | email : fokusNTB@gmail.com

Related Articles

Back to top button